Kadang seseorang perlu ber akting, sastra penuh jiwa, Tidak tercium wangin hanya untuk terlihat jelas dengan cermin cembung memantulkan sinar besarnya di sayap-sayap biru nya.
Dan senja datang membawa berita, lesu lemah tak bertenaga, Sayap biru perlahan membias ke emasan.
Terlempar jauh dunia kebisingan. Memakan cahaya hingga gelap tibah. Seolah membusuk penuh rasa salah, sayang 6 sudut sama membela sang cahaya dan berkata kamu benar.
Indah telah berlalu.
Dan cinta lewat tanpa permisi, menjelma tawa hanya ilusi. Hanya titik kecil yang tau mencinta itu perih tiada batas. Lihat dengan jelas, perjelas dan semakin jelas. Rasa rasa perih yang mengalah sebutan. Dan tawa memenangkan sebutan. Perih yang tau akan dirinya adalah tawa. Dan tawa pun juga tau bahwa dirinya adalah perih.
Perih mengalah. Di tindas dan di fitnah. Buka dan pahami lihat jelas dan semakin jelas

0 komentar:
Posting Komentar