Saya ini hanya seorang lampu yang padam, yang tak akan pernah terlihat jika tak berada di kerumunan manusia.
Saya hanya bisa melakukan apa pun yang bisa membuat saya bersinar kembali, tapi semakin saya berjalan jauh semakin juga saya merasakan cahaya ini terus meredup.
Hampir mati jika angin terus berhembus, kalo boleh egois saya ingin hidup sendiri di muka bumi ini, walaupun akhir nya cahaya saya akan tetap mati, setidak nya saya saya bisa melihat ekting saya dengan jelas tanpa takut ada cela'an.
Imajinasi yang terlampau jauh hanya membuat saya terus berharap, tanpa tau ending sebuah pagelaran pentas seni nya, kenapa di beri harapan tanpa sebuah kepastian?
Saya tidak tau apa yang saya mau?, tidak tau apa yang saya cari?, tidak tau perasaan ini untuk apa?, di tuangkan masa depan tapi terlalu takut untuk melangkah.
Dan masi mencari cela untuk kembali ke masa lalu, TAPI MASA LALU YANG MANA?

0 komentar:
Posting Komentar