Fortuna 15

Setelah cinta gue di trima oleh ocha, ada satu hal yang gue tau sekarang bahwa gue bukan singel lagi hehehe :D

Pagi hari nya pun gue dan ocha ngelanjutin perjalanan ke liling pulau bali, membuat begitu banyak kenangan bersama, kita seperti 2 orang anak manusia yang baru tahu arti kebahagiaan, gue genggam tangan ocha begitu erat dan dalam hati selalu berkata "stay with me".

*di pinggir pantai*

"cha apa yang buat kamu mau nerima aku jadi pacar kamu? Bukannya kamu takut patah hati"

"aku emang takut banget patah hati, tapi kayak nya aku cinta kamu itu udah gak perlu alasan lagi" sembari tersenyum

"terimakasih cha, kamu tau aku udah ngelewatin banyak patah hati, dan saat aku bertemu kamu, aku tau satu hal yang memang aku butuh kan buwat ngelawan rasa patah hati itu?"

"apa ray?"

"KESADARAN DIRI bahwa patah hati itu adalah bagian dari hidup"

Ocha pun memandang ku sangat dalam dan tersenyum memeluk ku :)

Tiba-tiba ada suara telfon berbunyi dengan rington lagu "something just like this".

ternyata itu handphone ocha, dan ocha mengakat telfon nya.

Aku yang langsung terbengong mendengar suara rington lagu itu pun kembali teringat tentang dhea.

"ray... ray... Sayang kenapa ngelamun?"

"ow enggak kog, itu tadi telfon dari siapa?"

"dari tante aku sayang, kamu nglamunin apa tadi ayo jawab?" desak ocha ke gue

Aku pun berkata terus terang ke ocha apa yang sudah aku lamun kan.

"rington hp kamu, itu lagu ke sukaan ku sama dhea" ucap ku dengan menunduk kan kepala karna takut ocha akan marah

Tangan ocha mengangkat dagu ku, dan menatap mata ku dengan senyum manis nya.

"kamu gak usah takut aku marah, karna itu adalah bagian dari kenangan kamu, lagian aku juga suka lagu itu" ucap ocha

Gue pun langsung memeluk ocha terisak isak tangis ku di pundak nya, karna kebaikan hati ocha yang beda dengan gadis lain pada umum nya.

"makasih ya sayang, udah menerima semua tentang ku dan semua kenangan ku" ucap ku

Karna ini hari ketiga kita di bali, dan kita pun harus segerah pulang ke lombok, gue dan ocha pun langsung buru-buru ke pelabuhan karna takut kapal ke lombok hari ini udah habis.
Untuk nya kapal keberangkatan ke lombok pun masih ada, dan kita segerah naik kapal untuk perjalanan menuju ke lombok.

"sayang entar aku di jemput tante ku, kata nya sih mau kangen-kangenan karna udah lama gak ketemu, kamu ikut ya?" ucap ocha

"aduh gak deh sayang, aku takut ganggu acara kangen-kangenan nya, enatar aku bisa di jemput sama tante ku kog" ucap ku

"yaa sedih deh"

"jangan sedih donk, besok kan bisa ketemu lagi di rumah sakit hehehe" ucap ku

"ya udah deh" ucap ocha seperti kecewa karna aku gak bisa ikut

Setelah sampai di pelabuan, ocha mendapat telfon kalo tante nya sudah di parkiran, karna gue kebelet pengen ke toilet jadi gue gak bisa nemenim ocha ke parkiran buat ketemu tante nya, dan kita pun berpisah di pelabuhan itu.

Dan gue pun juga di jemput oleh tante ratna, di sepanjang perjalan tante ratna terus tanya tentang ocha itu siapa,  Tapi gue tinggal tidur di mobil karna gk kuat dengar suara tante ratna yang kayak bajai rusak itu.

Pagi hari nya gue pun dateng kerumah sakit buat ketemu ocha, seharian di rumah sakit bareng ocha dan kita selalu jalan-jalan malam hari nya, terus seperti itu sampai 1bulan lebih dan kita gak pernah bosen, mala saling menguat cinta gue dan ocha.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Wordpress Theme by wpthemescreator .
Converted To Blogger Template by Anshul .