Cinta Adalah Pahit 05

Vino dan sheren pun sampai di cafe hiro dan langsung duduk di sudut meja ruangan,  vino dan sheren duduk berhadapan, vino tak pernah melepaskan tatapan mata nya ke arah sheren dan terus memerhatikan wajah sheren. pelayan pun datang membawa buku menu. 

"kamu mau pesen es coklat aph vin?", kata sheren. "di sini yang paling istimewa apa sher es coklat nya?" ucap vino "quee coklat ada taburan topik coklat nya di atas nya di jamin kamu pasti kepincut dengan rasa nya". kata sheren. "ya udah aku itu ajah kalo gitu... kalo kata sheren pasti di jamin enak", ucap vino. " ya udah... queen coklat nya satu sama original coklat nya satu mas?". kata sheren ke pelayan cafe. dan pelayan cafe langsung mencatan pesanan nya dan langsung pergi ke barista  cafe untuk menyerahkan menu pesanan.

"sheren gak salah kamu pesen?... original coklat itu bukan nya pahit banget ya, coklat murni tanpa gula kan itu?" ucap vino. " iya betul... original coklat itu enak tau? rasa pahit di dalam coklat original itu seperti cinta di kehidupan ini. dengan rasa pahit kita tau gimana rasanya untuk menerima sesuatu dengan apa adanya, jika kamu suka coklat maka kamu juga harus suka dengan rasa pahit nya" ucap sheren dengan senyuman manis nya ke arah vino.

"tapi kan semua orang ingin manis nya coklat sheren?, seperti cinta semua orang pasti ingin bahagia nya, bukan sakit hati nya",  Kata vino. "tapi sebanyak apa pun kamu ngsih gula ke dalem coklat, fakta nya coklat itu pahit, cinta pun juga begitu sebahagia apapun, cinta gak akan luput dari rasa sakit", ucap sheren dengan meminum es coklat nya, 
Vino pun langsung terdiam dan menyadari suatu hal yang salah terhadap pandangan nya soal cinta

"vin dulu aku punya pernah impian? ", kata sheren sambil mengaduk-aduk es coklat nya,  "impian apa sheren?",  Kata vino dengan melihat wajah sheren yang berubah serius.  "aku ingin punya kebun coklat dan toko coklat di kanada dengan menu istimewa original coklat?", kata sheren. "bagus banget impian kamu?, aku yakin kamu pasti bisa meraih mimpi mu, tapi kenapa harus di kanada?".ucap vino dengan rasa penasaran.  

"dulu wakti kecil aku dan orang tua ku pernah tinggal di kanada, ayah ku bekerja sebagai barista di cafe, dari semua racikan minuman yang ayah ku buat, aku paling suka dengan es coklat buatan ayah ku, original coklat yang selalu aku minum saat aku sedang menunggu ayah ku bekerja,  Sampai akhir nya ayah ku pergi untuk selamanya". Sheren tersenyum "maaf sheren?" kata vino,  "kenapa harus mintak maaf?, hidup ini seperti coklat kan? " ucap sheren dengan mata berkaca kaca ke arah vino. 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Wordpress Theme by wpthemescreator .
Converted To Blogger Template by Anshul .