Pagi hari di meja makan vino sedang sarapan bersama ibu nya.
"vin kenalin donk sama mama cewek yang kamu suka itu?". Ucap mama vino sambil membuat es coklat untuk vino.
"nanti mama juga pasti tau kog, ini lagi masa proses ma". Ucap vino dengan penuh makanan di mulut nya.
"tapi nanti harus di kenalin sama mama ya?". ucap mama vino.
"iya-iya ma". Kata vino.
Setelah makan vino berencana untuk ke rumah sheren karna hari ini libur kuliah. Saat vino mau keluar rumah dan berangkat ke rumah sheren. ternyata ada aldi yang sudah ada di depan rumah vino.
"mau kemana loe vin?", ucap aldi
"eh loe al, tumben kesini?, gue mau ke tempat sheren, loe ikut gak?" kata vino.
"ayo dah, dari pada gue gak ngpa-ngpain", ucap aldi.
Dan mereka pun mencari taksi untuk segerah ke tempat sheren, di sepanjang perjalanan vino dan aldi mengobrol.
Di dalam taksi
"vin loe serius suka sama sheren?", kata aldi
"iya gue suka sama sheren. Tapi gue gak mau prasaan pahit 4tahun yang lalu itu tumbuh lagi. Ucap vino
"tapi loe harus ngomng vin ke sheren tentang prasaan loe, buang rasa takut loe itu", ucap aldi meyakin kan vino
"gue hanya gak mau apa yang gue alamin sama gisel, itu terjadi lagi, biar ajh cinta ini datang dan membunuh cintanya sendiri, tanpa gue harus ungkapin", ucap vino dengan wajah dingin.
"vin gisel itu udah pergi?, dan gak semua apa yang ada di otak loe sekarang itu sama dengan yang loe alamin sama gisel,loe itu terlalu pengecut tau gak", ucap aldi dengan nada tinggi.
Wajah vino pun berubah menjadi dingin, tanpa sepatah kata pun vino tidak membalas perkataan aldi dan hanya diam, dengan mengepal kan tangan.
Dan sampai akhir nya mereka tiba di depan rumah sheren.
Bel pintu pun berbunyi, tapi sheren pun tak kunjung keluar.
"orang nya gak ada", terdengar suara ibu-ibu yang teriak ke arah vino dan aldi, dari luar pagar rumah sheren.
"kemana ya buk pergi nya?", ucap vino ke ibu-ibu itu.
"saya kurang tau, tapi tadi saya lihat orang nya pergi sambil bawah koper, kayak nya mau pergi jauh", ucap ibu-ibu itu sambil berjalan pergi.
Vino pun langsung mengambil hanphone dan menelpon sheren, tapi hanphone nya gak aktif. Wajah vino terlihat sangat bingung saat itu.
"eh vin ini apa an?"ucap aldi sambil memberikan temuan nya ke vino.
"itu tisu, sheren selalu nulis kata-kata-kata di tisu", ucap vino sambil membuka tisu itu dan membaca nya.
"dan akhir nya aku bisa melihat mu dengan jelas, berbicara dengan mu, berjalan dengan muh, sekian lama aku impikan dan saat itu terjadi, tapi kenapa saat kamu sudah ada di depan ku, aku harus kembali meninggal kan mu, 4 tahun dan hanya ini ending nya. To vino teman SMA ku"
Vino langsung terdiam setelah membaca isi tisu itu.
"vin sheren itu teman SMA loe?". Ucap aldi.
"gue gak tau, ayo ke kampus al, kita harus cari data-data semua tentang sheren?. Ucap vino.
Dan mereka pun berjalan pergi menuju ke kampus.
Setibanya di kampus aldi dan vino langsung menuju ruang rektor, dan langsung menanya kan kepada dosen tentang sheren.
"pak saya boleh mintak data mahasiswa baru yang bernama sheren?" ucap vino dengan penuh gelisa.
"sebentar saya cari dulu?", ucap dosen sambil mencari berkas-berkas nya.
"vin coba loe inget-inget deh jaman SMA loe?" ucap aldi.
"temen SMA gue itu banyak al, Mana mungkin gue inget?" ucap vino.
"ow ini datanya", ucap dosen itu sambil memberikan berkas nya ke vino.
Vino pun langsung mencari nama sheren dalam berkas mahasiswa baru yang ada di dokumen itu. Tapi tak ada nama sheren di dalam berkas itu?".
"pak ada berkas yang lain gak?, ucap vino dengan panik nya.
"gak ada, cumak itu?, ucap dosen itu.
Vino pun terlihat bingung dengan semua itu, dan masi berusaha mengingat tentang jaman SMA nya dulu.
"buku tahunan SMA, Iya buku tahunan", Ucap vino
"apa vin buku tahunan?", Ucap aldi ke bingungan.
"ayo al ke rumah gue sekarang, pasti di buku tahunan SMA gue, ada data tentang sheren.
Mereka pun langsung pergi pulang ke rumah dengan terburu-buru. Vino terlihat sangat panik bercampur bingung.

0 komentar:
Posting Komentar